Disuatu hari, ada seorang pria yang sedang menunggu bis di halte. hampir setiap hari dia selalu menunggu bis dihalte yang sama. Hingga suatu ketika, disaat ia sedang menunggu bis tiba, ia melihat ada seorang wanita diseberang jalan yang juga sedang menunggu bis. Tanpa ia sadari, ia selalu bertemu dengan wanita itu. dan akhirnya, pria ini mulai memperhatikan wanita itu dari sebrang halte. Wanita itu terlihat masih muda dan sangat cantik, itulah yang dipikirkan oleh pria itu. setiap hari mereka selalu bertemu. Mungkin pertemuan ini hanya tidak sengaja, tetapi terus berlanjut. hingga tanpa sadar, pria itu jatuh hati pada wanita yang ada disana. hari demi hari, berlalu begitu saja. tetapi wanita itu tidak pernah menyadari ada seorang pria yang selalu memperhatikannya di sebrang sana, Pria itu merasa bahwa ia jatuh cinta pada wanita tsb. hingga ia memikirkan cara, bagaimana mengatakan perasaannya ini pada wanita itu.
Esoknya, tanpa pikir panjang, pria itu datang ke halte lebih pagi. berharap agar ia dapat bertemu dengan wanita itu.. Saat itu, dia tidak mempersiapkan apa-apa. yang hanya ia pikirkan adalah, bagaimana dapat bertemu dengan wanita itu dan mengatakannya. Waktu yang ditunggu akhirnya tiba. wanita itu telah berada di halte. tepatnya disebrang, dimana pria itu berdiri. Kemudian dengan keberanian tinggi, pria itu memanggil wanita yang ada disebrangnya. padahal dia belum tahu siapa nama wanita itu. Sepertinya, teriakkannya tidak terdengar oleh wanita itu. mungkin suara pria itu keredam oleh suara kendaraan yang berada ditengah2 mereka. Tetapi, dengan yakin pria itu tetap berteriak untuk memanggil wanita itu. agar memusatkan perhatian pada dirinya..
Lama sudah ia berteriak, tetapi hasilnya tidak sia-sia. wanita itu akhirnya menyadari, ada seseorang yang memanggilnya. Awalnya ia tidak menoleh, karena ia pikir bukan ia yang dipanggil oleh pria itu. namun, akhirnya wanita itupun menoleh ke kanan dan kirinya. Ternyata di halte itu tidak ada orang lain, selain dia. lalu pria itu mengisyaratkan sesuatu yang berarti, "ya kamu..!". lalu pria itu, memberi isyarat lagi. meminta wanita tersebut untuk "menunggu sebentar". dan pria itu langsung pergi mengarah ke Penjual minuman. Pria itu bingung... ia berpikir, bagaimana caranya berkomunikasi di tempat seperti ini. tadi ia sudah berhasil, memanggil wanita itu. Lalu, ia tidak tau harus apa. tapi ia pergi mengarah tukang penjual minuman. intinya, ia membutuhkan secarik kertas atau kardus untuk menulis.
Wanita yang tadi dipanggil oleh pria itu, merasa bingung. apa maksud pria itu memanggilnya?! dan tiba-tiba pria itu langsung pergi.. Pria itu dengan sigap menulis sesuatu di kardus yang ia minta tadi. dia menulis secepat mungkin dan sejelas mungkin.. Secepat dan sejelas mungkin, agar wanita itu mengerti dan tidak lama menunggu.. Dan ia pun telah selesai dengan tulisannya, dan ia kembali ke halte untuk menunjukkan hasil tulisannya, pada wanita itu.. Tetapi.. saat ia mengangkat kardus yang telah ditulisnya tadi.. ternyata wanita yang ada disebrang halte itu sudah tidak ada.. Pria itu sangat kecewa. ini berarti ia telah gagal, untuk menyatakan cintanya. dan ia pun tertunduk lesu seraya duduk di kursi halte. Kardus yang berisi tulisan itu, kini tidak berguna.. hanya sia-sia.. "bodoh" pikir pria itu.
Tetapi, pria itu merasa.. ada seseorang yang menghampirinya, dan berkata "maaf, ada apa?" dan pria itupun lgsg mengangkat kepalanya. Pria itu sangat terkejut, ternyata wanita yang ada di sebrang tadi, sekarang sudah ada dihadapannya. dan pria itu tersenyum lebar.. Dan wanita itupun bertanya lagi, "ada apa kamu memanggil saya?". Tanpa banyak bicara, pria itu mengangkat kembali kardus tadi.. Sobekan kardus yang telah dituliskannya tadi, membuat wanita itu tersipu malu. dan sama seperti pria itu.. Di kardus itu tertulis kata "I LOVE YOU".. dan pria itu tersenyum, sambil mengatakan.. "Inilah yang mau saya sampaikan.."
Inti dari cerita ini adalah..
Apabila kita mencintai atau menyukai seseorang, yakin dan percaya untuk mengatakannya. Karena cinta akan menunjukkan jalannya, asalkan kita tetap berusaha untuk menyampaikannya. Tak perdulu apa jawabannya, yg penting telah tersampaikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar